Kamis, 13 Oktober 2011

MESIN PENGHIMPUN DATA ATAU INFORMASI

Mesin pejilid

Mesin pejilid dapat dibedakan menjadi :
1. Menurut jenisnya dapat dibedakan atas
  • Mesin penjilid buku yang bentuknya lebih besar dipergunakan untuk menjilid buku-buku dalam jumlah besar.
  • Mesin penjilid laporan yang bentuknya lebih kecil dipergunakan untuk menjilid laporan dengan pejepit plastik atau kawat spiral.
2. Menurut tenaga penggeraknya dapat dibedakan atas:
  • Mesin penjilid manual yaitu digerakkan dengan tangan
  • Mesin penjilid listrik yaitu yang digerakkan dengan tanaga listrik.
Ciri-ciri mesin penjilid
  • Penjilidan menggunakan plastik berbentuk spiral dengan hasil jilidan menyerupai album foto.
  • Bagian tepi kertas laporan yang akan dijilid diberi lubang-lubang lebih dahulu.
  • Tenaga penggerak tangan
  • Cara kerja dan komponen mesinnya mekanis.
Cara kerja mesin penjilid
  • Tepi kertas yang akan dijilid diberi lubang secara otomatis.
  • Gigi plastik penjilid spiral dibuka kemudian dimasukkan kedalam lubang-lubang kertas sampai seluruhnya rapi.
  • Untuk membuka jilidan tinggal membuka seluruh gigi plastik penjilid.
Cara pemeliharaan mesin penjilid
  • Seluruh permukaan selalu dibersihkan supaya tidak mudah berkarat.
  • Setelah dipergunakan laci tempat sisa kertas yang dilubangi dibersihakan.
  • As dan per mesin sesekali diberi pelumas.
Macam-macam palstik penjilid yaitu:
  • Plastik penjilid bulat
  • Plastik penjilid oval
  • Plastik penjilid punggung sempit.
Stapler

Pengokot (bahasa Inggris: stapler) adalah alat untuk menyatukan sejumlah kertas dengan cara memasukkan kokot (staple) berbentuk huruf "U" yang terlipat di bagian bawah kertas bila panjang kedua ujung kokot melebihi tebal kertas.
Di Indonesia, pengokot bisa dijumpai di mana-mana, di kantor, sekolah, kios fotokopi, rumah tangga, hingga di rumah makan dan penjual makanan. Pengokot begitu populer hingga memiliki banyak nama tidak resmi yang berasal dari suara yang dikeluarkan alat ini, seperti: jekrekan, jepretan, atau cekrekan. Pengokot sering digunakan di Indonesia untuk membungkus makanan. Plastik dilipat agar isi tidak keluar dan diselesaikan dengan jepitan pengokot.
Pengokot terdiri dari beberapa ukuran yang menggunakan kokot yang berbeda-beda:
  • Ukuran kecil, memakai isi ukuran No.10 (standar JIS) atau No.23 (standar Eropa-Amerika), bisa menjilid kertas fotokopi hingga 20 lembar.
  • Ukuran sedang, memakai isi ukuran No.3 atau No.35, menjilid kertas fotokopi 30 hingga 75 lembar bergantung pada panjang kokot.
  • Ukuran besar, memakai isi ukuran No.1 atau No.12, bisa menjilid kertas fotokopi dari 50 hingga sekitar 250 lembar bergantung pada panjang kokot. Tidak bisa digunakan untuk menjilid kertas dalam jumlah sedikit, karena bagian kokot yang keluar dari kertas terlalu panjang.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar